Tips mengatasi Sembelit

sembelit

Buang air besar yang normal seharusnya sehari sekali atau minimal 3 kali dalam seminggu. Jika tidak, anda pasti sedang mengalami hal yang namanya sembelit. Tanda-tanda sembelit misalnya feses menjadi keras dan kadang disertai darah, kemudian rasa tidak tuntas saat BAB, perut kembung dan rasa tidak enak dalam perut. Penyebab sembelit biasanya kurang konsumsi serat, kurang olahraga, kurang minum dan stress, penggunaan obat pencahar sembarangan, gangguan hormon maupun efek samping dari obat yang anda konsumsi. Yuk….kulik tips mengatasi sembelit :)

  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat.
  • Konsumsi air 8 gelas sehari atau setara 2 liter.
  • Olahraga teratur.
  • Jangan sembarangan mengkonsumsi obat pencahar dan selalu konsultasi ke dokter sebelum menggunakannya.
  • Jangan menunda keinginan untuk BAB.

Waspada terhadap flu pada anak

anak kena flu

Jika anak anda terserang flu harus segera diobati, karena jika flu tersebut berkepanjangan bisa mengakibatkan infeksi pada saluran pernafasan yang lebih halus atau dikenal sebagai bronkhiolitis, yakni radang di saluran pernafasan halus di paru-paru.

Penyebab bronkhiolitis biasanya terjadi karena infeksi virus. Antara lain adenovirus, RSV (Respitory Syncytial Virus) dan parainfluenza. Mereka yang banyak terkena bronkhiolitis ini adalah anak-anak usia dibawah tahun (paling banyak usia 3-6 bulan).

Cermati jika anak mengalami gejala dibawah ini :

* Dimulai seperti batuk biasa.

* Selera makan agak turun.

* Demam atau suhu tubuhnya lebih dingin dari biasanya.

* Setelah satu dua hari, nafasnya makin cepat dan batuknya lebih berat dan dalam disertai mengi (nafas berbunyai ngik-ngik).

* Terlihat seperti sesak nafas

Mengetahui Usia kehamilan

42-19037943

Semua  wanita hamil pasti ingin mengetahui berapa usia kehamilannya. Dengan mengetahui usia kehamilan bisa dihitung kapan bayi Anda bakal lahir. Bayi diharapkan lahir cukup bulan, yakni pada usia kehamilan 36 minggu ditambah 7 hari. Berikut ini cara menentukan usia kehamilan:

1. Hari pertama haid terakhir (HPHT)

Caranya dengan rumus Naegle:

(hari+7), (bulan-3), (tahun+1)

Misalnya, jika HPHT Anda 9 Juli 2009, maka perkiraan tanggal persalinan adalah 16 April 2010. Dengan catatan:

Rumus ini cocok jika siklus haid Anda teratur, yakni 28-30 hari. Kalau siklus Anda kurang atau lebih, maka harus dikoreksi. Untuk siklus haid pendek, perkiraan hari persalinan akan dikurangi, sedangkan siklus haid panjang harus ditambah

Kelemahan cara ini adalah banyak ibu hamil yang lupa kapan HPHT-nya. Tak heran jika sekitar 5% ibu hamil mengalami persalinan lebih dari waktu yang diperkirakan. Itu sebabanya, Anda disarankan memeriksakan diri ketika haid terlambat sekurang-kurangnya satu bulan, sehingga HPHT diketahui lebih akurat.

2. Ultarsonografi (USG). Dokter menentukan usia kehamilan dan memperkirakan waktu kelahiran bayi berdasarkan “gambar” janin yang muncul pada layer monitor.

Tingkat akurasi USG 4D mencapai 95%, jika digunakan pada trimeseter pertama dan menggunakan USG transvaginal. Pemeriksaan USG transvaginal adalah pilihan terbaik bagi ibu yang gemuk, rahimnya “menukik” ke belakangan atau kandung kemihnya tak cukup terisi.

Sikap suami di ruang bersalin

hamil

Bagi Anda yang sedang menanti kelahiran anak yang sedang dikandung oleh istri mungkin ingin menemani istri di ruang bersalin. Tetapi jangan sampai malah membuat runyam proses persalinan. Wajar kok jika Anda merasa takut dan khawatir ketika menemani istri bersalin. Agar semua lancar, berikut ini tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan di ruang bersalin.

  1. Jangan segan meminta kerabat keluar dari ruang bersalin jika istri merasa terganggu. Tetap sopan namun tegas bertindak.
  2. Jangan pingsan. Anda harus mengetahui proses melahirkan tentu ada darah, dan Anda harus siap melihat istri yang kesakitan ketika melahirkan, terutama jika istri Anda melahirkan secara normal. Jangan sampai pingsan, karena akan mengganggu proses persalinan.
  3. Jangan panik. Tetap tenang akan memudahkan Anda berpikir jernih saat mengambil keputusan. Lagipula, disaat-saat penuh perjuangan seperti itu, istri Anda membutuhkan penguatan dan penenangan Anda.
  4. Jangan melakukan tindakan yang tidak terlalu penting seperti sms, telpon,dan kegiatan lain. Pada saat-saat melahirkan, istri tentunya sangat membutuhkan perhatian dan dukungan Anda. Dengan melakukan kegiatan lain, perhatian Anda akan terpecah.
  5. Jangan nekat melihat bayi keluar bila tidak tahan melihat darah. Jangan sampai Anda malah pingsan begitu menyaksikannya. Namun jika Anda merasa kuat, tidak apa-apa.
  6. Jangan tidak tahu apa-apa tentang proses persalinan. Sebelum Anda menemani ke ruang bersalin, bekali diri dengan ilmu seputar seluk beluk persalinan.
  7. Jangan hanya menonton. Coba pelajari cara menjadi pendamping yang efektif bagi istri Anda. Dengan demikian istri Anda benar-benar merasa didukung dan dikuatkan oleh Anda.
  8. Jangan mengabaikan istri setelah bayi lahir. Kelahiran bayi memang yang paling ditunggu-tunggu. Namun jangan abaikan istri yang telah berjuang melahirkan. Beri istri ucapan selamat telah menjadi seorang ibu.

Tips Memilih Mainan

mainan
Ketika kita mempunyai anak, tentu ingin membuat anak kita bahagia. Salah satunya adalah membelikan mainan. Tetapi sebelum memutuskan untuk membeli mainan untuk bayi atau balita, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini.

Apakah secara fisik, anak mampu menggunakan mainan ini.
Kadangkala orang tua membelikan sepeda roda tiga untuk usia yang lebih tua dibanding usia anaknya. Alasannya agar mainan tersebut dapat digunakan terus hingga tahun-tahun mendatang. Namun, tahukah sesuai fisik anak saat itu dapat mencelakakan bahkan mengganggu pertumbuhan tulang belulang dan otot kakinya.
Apakah kondisi mainan yang dibeli cukup baik.
Saat memilih, anda perlu melihat kondisi mainan. Misalnya, apakah ekor boneka binatang ini meudah lepas atau tidak? Apakah mata boneka dapat dengan mudah dicopot bayi atau tidak? Hindari mainan yang berpotensi terlepas salah satu bagiannya menjadi bagian kecil sebab bayi usia 8-12 bulan biasanya tertarik mengeksplorasi dengan memasukkan benda ke dalam mulut atau hidung, sehingga mainan dengan kondisi speerti itu berpotensi mencelakainya.
Apakah mainan sesuai bagi perkembangan anak.
Saat berbelanja mainan, Anda perlu melihat mainan yang Anda pilih ditujukan untuk anak usia berapa. Biasanya, kemasan mainan mencantumkan usia anak yang boleh mengggunakan.

Page 1 of 3612345102030...Last »