Pertolongan pertama jika si kecil kejang

bayi kejang

Jika si kecil demam tinggi kadang diikuti dengan terjadinya kejang. Apalagi jika sebelumnya ia pernah mengalami kejang karena biasanya akan terjadi berulang. Gejala yang timbul saat kejang biasanya berupa tubuh seperti tersentak dan mulai kaku, bola matanya memutar, mengeluarkan air liur sampai bisa juga si kecil hilang kesadaran. Jika kejang terjadi tidak terlalu lama umumnya tidak berbahaya. Namun jika kejang terjadi berulang dan berlangsung lama bisa jadi indikasi adanya penyakit serius. Jika si kecil mengalami kejang akibat demam tinggi, pertolongan pertama yang bisa Bunda lakukan adalah :

  • Longgarkan pakaian yang dikenakan si kecil agar tidak mengalami sesak nafas.
  • Jauhkan anak dari benda-benda yang berbahaya.
  • Letakkan si kecil di posisi yang aman seperti di lantai atau kasur.
  • Miringkan posisi kepala si kecil agar ia tidak tersedak dan memudahkan air liur yang biasanya keluar.
  • Jangan memasukkan apapun ke dalam mulutnya termasuk obat-obatan saat si kecil kejang.
  • Segera bawa ke rumah sakit jika si kecil menunjukkan gejala sulit bernafas dan kulitnya membiru.

Mual yang bermanfaat

Ibu hamil identik dengan mual, tiga dari empat ibu hamil pasti mengalami mual. Mual ini biasanya disebut morning sickness walaupun sebenarnya mual tidak selalu terjadi di pagi hari, melainkan bisa juga di malam hari, bahkan seharian dari pagi sampai malam.

Berat-ringannya pun berbeda-beda. Ada ibu yang masih bisa makan saat mual dan muntah, ada pula yang sampai tidak bisa memasukkan apa pun ke dalam mulutnya. Durasi penderitaan pun tidak sama, beberapa ibu mengalaminya sampai bulan ke-4, tapi ada juga yang sampai akhir kehamilan. Tentu ada juga yang, dan ini bisa menimbulkan rasa cemburu, beruntung karena sama sekali tidak mual dan muntah!

Meningkatnya kadar Hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) di dalam darah ibu, yang mencapai puncak pada minggu ke 8-10 kehamilan, diduga adalah biang keladi morning sickness. Munculnya hormon itu merangsang dinding lambung sehingga menimbulkan perasaan mual. HCG juga menyebabkan gula di dalam darah cepat dikeluarkan sehingga terjadi rasa lapar sekaligus mual.

Para peneliti di Universitas Cornell di New York, Amerika Serikat, menemukan fakta bahwa dari sisi kesejahteraan janin, “derita” ibu tersebut justru bermanfaat, karena:

- Mual dalam kehamilan meningkatkan kesempatan memiliki bayi yang sehat. Beberapa studi dan penelitian lain mempertegas bahwa calon ibu yang mengalami mual akan memiliki risiko keguguran yang rendah.

- Mual yang menyebabkan ibu tidak sanggup makan daging, telur, unggas atau ikan, akan melindungi janin dari kemungkinan terpapar bakteri berbahaya di makanan tersebut, yang tidak dapat dilawan daya tahan tubuh calon ibu.

- Mual adalah hasil kerja alam di mana tubuh ibu mengembangkan perlawanan terhadap berbagai jenis racun di dalam tubuh seperti alkohol, nikotin dan kafein, yang berpotensi menciderai janin.

Apakah boleh mengurangi mual? Menurut para ahli, boleh dan sebaiknya memang dikurangi, karena meski bermanfaat, jika mual membuat ibu tidak mau makan/minum, apalagi membuat berat badan ibu turun atau naik sangat sedikit selama hamil, akan merugikan kesehatan. Demikian juga mual yang membuat ibu muntah lebih dari 4 kali sehari, sehingga mengalami dehidrasi.

Mual dan muntah merupakan indikasi bahaya jika calon ibu sampai memuntahkan darah atau cairan kental berwarna gelap seperti kopi. Dalam istilah kedokteran disebut hyperemesis gravidarum atau mual dan muntah berlebihan. Ibu harus segera ditangani oleh dokter kandungan. Biasanya diinfus dengan campuran cairan, glukosa dan elektrolit.

Tips Jitu atasi gatal saat hamil

gatal saat hamil

Saat hamil terutama memasuki trimester ketiga, rasa gatal juga menjadi salah satu gangguan ibu hamil. Rasa gatal ini terjadi bervariasi, dari yang ringan hingga yang cukup berat. Rasa gatal tersebut biasanya disebabkan oleh PUPP (Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy), kulit kering maupun peregangan kulit akibat membesarnya rahim. Untuk mengatasi rasa gatal tersebut, Okbangetz bakal ngebagi tips buat bunda :)

  1. Mandilah dengan menggunakan air dingin. Jangan menggunakan air panas karena justru akan memicu rasa gatal makin menjadi.
  2. Saat terasa gatal, jangan menggaruk kulit anda. Cukup oleskan body lotion atau body butter.
  3. Gunakan sabun dengan kadar PH rendah.
  4. Pilihlah pakaian yang terbuat dari katun.
  5. Jangan menggosok kulit saat menyeka badan usai mandi. Cukup ditepuk-tepuk saja.
  6. Jika rasa gatal tak kunjung reda dan sangat mengganggu, segera hubungi dokter agar mendapat pengobatan yang tepat dan aman.

Gejala PUPP biasanya akan menghilang dengan sendirinya usai melahirkan, moga tips sehat hari ini bermanfaat buat Bunda :)

Tips Memandikan Bayi

Memandikan bayi bagi ibu baru terkadang jadi hal yang tidak mudah, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali melakukannya. Selain itu jika si kecil tidak terlalu suka dengan air, biasanya ia akan menangis dan meronta saat mandi. Agar suasana mandi jadi momen yang menyenangkan, ada beberapa tips yang bisa bunda coba saat memandikan si kecil. Intips yuk :)

  • Gunakan air hangat saat memandikan bayi. Air yang terlalu panas maupun dingin tidak baik bagi kulit bayi. Suhu air yang tepat untuk memandikan bayi berkisar antara 48,9 derajat celcius.
  • Berikan mainan saat mandi. Jika si kecil tergolong susah mandi, mainan akan menarik perhatiannya sehingga ia lebih betah berada di bak mandi.
  • Perhatikan keamanan bak mandi bayi anda. Gunakan bak mandi yang khusus untuk memandikan bayi agar tetap aman saat memandikan bayi. Hal ini karena karena kulit bayi menjadi licin saat dimandikan hingga rentan jatuh atau lepas dari pegangan anda.
  • Ciptakan suasana yang menyenangkan saat mandi, misalnya mencoba mengajak si kecil bicara. Meskipun ia belum bisa mengerti ucapan anda, namun si kecil akan merasa nyaman karena merasa anda perhatikan.
  • Menyanyikan lagu berirama riang saat mandi bisa jadi pilihan agar suasana mandi lebih menyenangkan. Anak-anak biasanya menyukai musik yang berirama riang gembira.

Selamat memandikan si kecil Bunda :)

4 Tips hindari bahaya seks dalam air

Agar kehidupan seks tidak monoton, adakalanya variasi seks dibutuhkan. Seks dalam air misalnya, bisa jadi satu hal baru yang menambah gairah seks kehidupan anda dan pasangan. Namun anda harus hati-hati jika berencana melakukan seks dalam air. Meskipun terlihat seru ada bahaya yang mengancam. Agar seks dalam air tetap aman, ada beberapa hal yang harus anda lakukan.

Hindari melakukan seks dalam air di kolam renang atau pantai

kolam renang atau pantai memang terlihat menggoda sebagai tempat melakukan seks dalam air, namun bahaya klorin dalam kolam renang serta kandungan garam yang tinggi di air laut bisa membahayakan bagi organ reproduksi perempuan. Klorin yang masuk melalui vagina bisa memicu infeksi kandung kemih dan resiko penyakit yang lain.

Gunakan cairan lubrikasi

air akan menghilangkan cairan lubrikasi saat melakukan seks bagi wanita. Hal ini tentu akan berakibat tidak nyaman bagi kegiatan seks dalam air yang anda lakukan bersama pasangan. Cairan lubrikasi silikon yang tidak larut dalam air bisa jadi pilihan agar tetap nyaman.

Sediakan kondom cadangan

Jika berencana menggunakan kondom saat melakukan seks dalam air, pastikan anda membawa lebih dari satu kondom. Hal ini karena kemungkinan kondom lepas lebih banyak karena air membuat kondom licin sehingga mudah jatuh.

pasang anti slip dan pegangan jika bak mandi jadi pilihan anda

Bak mandi atau bath tube relatif paling aman sebagai tempat melakukan seks dalam air. Namun jangan lupa pasang anti slip dan cari pegangan agar tidak terjatuh atau tergelincir sehingga seks yang anda rencanakan berantakan.

Ok de, moga bermanfaat bagi anda dan pasangan :)

Page 1 of 2912345»1020...Last »